ICC SMK N 2 Kendal ajak siswa belatih Jurnalistik

Workshop 3 yang di selenggarakan tim ICC SMK N 2 Kendal dan di ikuti oleh siswa siswi dari berbagai sekolah. Sebuah pelatihan yang melatih para peserta menjadi jurnalis.

Dibalik Kemistikan Terdapat Keindahan

Tempat wisata daerah kendal yang memiliki keindahan air terjun yang terletak di gedung pengilon.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 16 Februari 2015

Dibalik Kemistisan Terdapat Keindahan

Kendal 16/02/15, kedong pengilon terkenal dengan kemistisan yang sudah melekat di tempat itu, tetapi di balik berita simpang siur tentang kemistisan gedung pengilon. Banyak kabar yang menceritakan tentang gedung pengilon adalah tempat yang angker dan mistis. Tetapi di balik semua itu  terdapat panorama keindahan yang ada di tempat tersebut.  Keunikan dari lokasi ini adalah apabila musim penghujan, akan membentuk air terjun yang memanjang karena luapan air dari bendungan. Hal ini tentunya semakin menambah keindahan obyek ini. Bendungan Kedung Pengilon merupakan salah satu potensi obyek wisata legenda. Keunikan dari lokasi ini adalah apabila musim penghujan, akan membentuk air terjun yang memanjang karena luapan air dari bendungan. Hal ini tentunya semakin menambah keindahan obyek ini. Tak hanya pada saat musim hujan Kedung Pengilon juga memperlihatkan keindahan saat musim kemarau dimana volume air tidak sebanyak ketika musim hujan. Tak kalah indahanya saat musih penghujan tiba, pada saat musim kemarau keindahan terlihat dari percikan airnya, dari bebatuan alami dibalik air itu yang terlihat sangat indah.  Tetapi masih banyak orang-orang yang tida mengetahui obyek wisata ini, di akibatkan untuk meuju ketempat kedong pengilon jalan yang di lalui sangatla buruk dan berbatuan. “ Kedong pengilon merupakan obyek wisata yang indah, tetapi jalan untuk menuju ke tempat wisata tersebut sangatlah sulit dan jelek, saya sebagai warga di sini berharap agar jalan menuju tempat gedong songo bias di perbaiki dan gedong pengilon dapat menjadi obyek wisata yang terkenal di kota Kendal.” Ujar sumono ( 54)  salah satu warga setempat. (Erika Aryani)

Sabtu, 31 Januari 2015

Demi Sesuap Nasi Macet Bukan Halangan


Semarang,26 Januari 2015. Mayoritas masyarakat daerah kendal-semarang dan sekitarnya banyak yang bekerja di pabrik industri. Para karyawan yang bekerja berbondong-bondong memulai aktivitasnya sejak dini hari. Salah satu peristiwa yang akan terjadi adalah kemacetan. Suasana macet ini dapat terjadi salah satunya pada daerah kawasan industri Wijaya Kusuma,Semarang. "kemacetan ini biasanya terjadi setiap pagi, dikarenakan para karyawan yang harus sampai pada lokasi pabrik mereka masing-masing minimal 15 menit sebelum di mulainya start target yang ingin di capai."ujar Aan Turiyanto(Karyawan). Mengenang peristiwa ini,tidak membuat para karyawan letih,dan merasakan malas untuk bekerja. mereka tetap semangat untuk melakukan aktivitasnya masing-masing./TS

Sabtu, 10 Januari 2015

Ajak Siswa SMA Kelola Majalah Sekolah


KENDAL— Sekitar 38 siswa perwakilan sejumlah SMA di Kendal mengikuti pelatihan jurnalistik dasar yang digelar Information Computer Comunity (ICC) SMK 2 Kendal di aula sekolah setempat. Tujuan dari pelatihan tersebut agar siswa aktif menulis dan mengelola majalah dinding (mading).
Ketua Panitia pelatihan jurnalistik ICC, Indra Yan mengatakan di Kendal pengelolaan mading kurang maksimal. Padahal, mading sangat berpotensi untuk memacu siswa agar aktif menulis dan kreatif dalam memberikan informasi. “Tidak hanya mengelola mading, setelah latihan jurnalistik ini para siswa nantinya akan membentuk keredaksian untuk membuat majalah siswa di sekolahnya masing-masing. Sehingga informasi sekolah bisa dikelola dan diinformasikan kepada para siswa,” ujarnya, Kamis (18/12).
Hal senada dikatakan guru pembina ICC, Shofyan Kusuma. Ia menambahkan tidak hanya majalah sekolah, para siswa di SMK 2 Kendal nantinya juga akan dibina untuk mengelola informasi di media online sekolah. “Sehingga informasi penting sekolah, prestasi SMK 2 Kendal mudah di akses masyarakat umum,” tandasnya.
Hadir sebagai pemateri wartawan Jawa Pos- Radar Semarang, Budi Setyawan. Ia banyak mengupas seluk beluk dunia kewartawanan dan etika jurnalistik. Selain itu trik menulis yang baik dan benar sesuai kaidah pemberitaan di media massa juga ia beber.
Tak hanya teori saja, para siswa juga diajak mempraktikkannya dengan membuat surat kabar bayangan. Yakni para peserta dibentuk kelompok untuk membuat nama majalah, dan mengisi rubrik dengan laporan-laporan seputar masalah yang dihadapi siswa.
Para peserta terjun ke lapangan dan mencari informasi, kemudian menulis dan mengemasnya dalam bentuk majalah. Selanjutnya, tulisan-tulisan tersebut dikoreksi secara bersama-sama untuk mengetahui kelemahan peserta dalam menulis dan menyajikan berita. (bud/ric)