KENDAL— Sekitar 38 siswa perwakilan sejumlah SMA di Kendal mengikuti pelatihan jurnalistik dasar yang digelar Information Computer Comunity (ICC) SMK 2 Kendal di aula sekolah setempat. Tujuan dari pelatihan tersebut agar siswa aktif menulis dan mengelola majalah dinding (mading).
Ketua Panitia pelatihan jurnalistik ICC, Indra Yan mengatakan di Kendal pengelolaan mading kurang maksimal. Padahal, mading sangat berpotensi untuk memacu siswa agar aktif menulis dan kreatif dalam memberikan informasi. “Tidak hanya mengelola mading, setelah latihan jurnalistik ini para siswa nantinya akan membentuk keredaksian untuk membuat majalah siswa di sekolahnya masing-masing. Sehingga informasi sekolah bisa dikelola dan diinformasikan kepada para siswa,” ujarnya, Kamis (18/12).
Hal senada dikatakan guru pembina ICC, Shofyan Kusuma. Ia menambahkan tidak hanya majalah sekolah, para siswa di SMK 2 Kendal nantinya juga akan dibina untuk mengelola informasi di media online sekolah. “Sehingga informasi penting sekolah, prestasi SMK 2 Kendal mudah di akses masyarakat umum,” tandasnya.
Hadir sebagai pemateri wartawan Jawa Pos- Radar Semarang, Budi Setyawan. Ia banyak mengupas seluk beluk dunia kewartawanan dan etika jurnalistik. Selain itu trik menulis yang baik dan benar sesuai kaidah pemberitaan di media massa juga ia beber.
Tak hanya teori saja, para siswa juga diajak mempraktikkannya dengan membuat surat kabar bayangan. Yakni para peserta dibentuk kelompok untuk membuat nama majalah, dan mengisi rubrik dengan laporan-laporan seputar masalah yang dihadapi siswa.
Para peserta terjun ke lapangan dan mencari informasi, kemudian menulis dan mengemasnya dalam bentuk majalah. Selanjutnya, tulisan-tulisan tersebut dikoreksi secara bersama-sama untuk mengetahui kelemahan peserta dalam menulis dan menyajikan berita. (bud/ric)






0 komentar:
Posting Komentar